Wednesday, December 14, 2011

Perbaikan Regulator Astelo / Gacun

kerusakan modul switching regulator serbaguna ini diantaranya disebabkan beban terlalu berat, overheat/panas berlebih, konslet pada bagian sekunder, salah pemasangan dsb. contoh pemasangan yang benar lihat disini.
dari segi harga memang dengan membeli yang baru dan melakukan perbaikan sangat berbanding tipis tidak heran jika banyak yang memilih menganti dengan yang baru.
namun sebenarnya sangatlah mudah dalam memperbaiki modul ini terlebih komponen tidak susah mencari dipasaran dan kerusakan yang sering terjadi pada modul switching adalah short atau konslet pada komponen penguat ditandai dengan sekering putus atau speedometer listrik turun.
akan lebih mudah dalam perbaikan jika melihat skema berikut :



pada gambar komponen yang ditandai adalah kerusakan yang sering terjadi dan kenapa bisa begitu banyak komponen yang rusak ?
efek domino kali ya..!! haha... memang begitu adanya apabila terjadi kerusakan short pada FET (Q1) arus tegangan akan mengalir langsung ke R2 dan R2 akan putus karena kelebihan beban, dengan putusnya R2 mengakibatkan arus tegangan mengalir lagi pada R3, karena R3 mendapat supply tegangan yang besar mengakibatkan r3 dan IC rusak.
panjang juga jalan ceritanya..!!

kesimpulan :
- jika kerusakan FET (Q1) short dan R2 putus kemungkinan besar R3 dan IC rusak dan harus dilakukan penggantian pada Q1, R2, R3 dan IC
- namun jika R2 tidak putus / masih baik komponen yang lain juga baik. dan bisa dilakukan penggantian hanya pada Q1.

8 comments:

Anonymous said...

mas, kalau C1 jebol. Persamaannya pake tipe apa ??

Anonymous said...

eh maksud saya FET/Q1

hasanadit said...

Persamaan yang mudah & ada dipasaran K2141 tapi baiknya gunakan K1340 arus lebih besar.

befin tronik said...

setelah ganti astelo,tv politron gak bisa stanby,plyback lgsg induksi,artinya teg output dr plyback lgsg ada n normal,tapi audio/vdio baru isa muncul stlh di onkan,dr remut/tmbl prgm,,mhn solusinya,agar posisi stnby normal...
nb:mhn sher ke emeil.befin_tronik@yahoo.com

Rahman said...

kok Q2 tidak di perhatikan ya

hasanadit said...

Terimakasih tambahanya, pada kerusakan seperti diatas jarang sekali Q2 rusak dan memang baiknya dites untuk lebih memastikan.

udi said...

Memang Q2 (FCS9014) perlu diperhatikan/ diperbaiki sih, krn pd gbr tersebut terkesan sbg trnasisitor PNP, hanya dengan membalikkan arah panah saja.
Pengalamanku: setelah aku 5 kali berhasil perbaiki SMPS perangkat PSU komputer dekstop dan charger EMOTO, ternyata tegangan outputnya sedikit lebih tinggi dari semula, sekitar 2-5%, padahal trimpot pengatur sdh pd posisi miniumum. Tidak masalah sih, justru aku suka karena menjadi lebih FULL.

Rahman said...

oh yayaya begitu adanya ya..!!
kebetulan hari ini ada kasus yg sama
wah-wah ribet juga betulin reg gacun ini
kalu ganti Q1 pake persamaan takut g berhasil dan karena mslh waktu mening sy ganti gacun baru saja ^^
tapi mksh ide K2141 & K1340 buat bahan rujukan dan percobaan

saya tunggu artikel selanjutnya seputar elektrronik

Post a Comment